Sabtu, 13 Desember 2014

Serunya kegiatan Outing PicuPacu at Bandung Carnival Land (BCL)


Menjelang akhir semester ganjil, PicuPacu Kreativitas Indonesia mengadakan kegiatan outing di Bandung Carnival Land (BCL) tepatnya hari Rabu-Kamis 10-11 Desember 2014, bersama teman-teman PG, TK dan Daycare.




Untuk perjalanan kesana, ananda-ananda menggunakan kendaraan yang berbeda. Teman-teman PG dan Daycare menggunakan minibus dan teman-teman TK menggunakan Bus. Semuanya terlihat ceria dan antusias. Sambil menunggu perjalanan, Teman-teman dan Kakak-kakak bernyanyi lagu-lagu PicuPacu, ada juga yang melihat pemandangan dari jendela dan lain lain. Khusus teman-teman PG dan Daycare, semuanya sudah hebat tidak ada yang menangis walau tanpa didampingi ayah dan bundanya. 




Tiba di lokasi, ananda-ananda berkumpul sesuai kelompok masing-masing. Tentunya didampingi oleh seorang Kakak guru. Didalam, ada begitu banyak wahana yang mengasyikkan. Teman-teman semua terlihat begitu semangat, ceria dan berani memainkan berbagai wahana. Ada seorang ananda PG yang sempat ragu untuk memainkan suatu wahana. Tapi, dengan motivasi dari kakak-kakak, ananda memberanikan diri dan terlihat sangat enjoy.

Banyak hal positif yang dapat diambil dari kegiatan ini seperti memicu dan memacu perkembangan motorik-motorik kasar, kesabaran, kemandirian, dan tentunya keberanian ananda-ananda semua. 

Terimakasih untuk para Orangtua dan Kakak-kakak atas kerjasamanya melancarkan kegiatan ini. Semoga selalu bermanfaat bagi kita semua. 

Salam Kreatif! (Hanhan Muhammad R.N.C/PicuPacu Kreativitas Indonesia)




#Untuk Dokumentasi PG & TK bisa langsung cek link dibawah ini :
PG : (klik)
TK : (klik)

Rabu, 03 Desember 2014

PicuParenting @BCCF Bandung 29 November 2014


Hari Sabtu, 29 November lalu ada kegiatan PicuPacu Parenting yang bertempat di BCCF, Jalan Taman Cibeunying Selatan No 5 Bandung. Bersamaan dengan Kegiatan PicuPacu Parenting, ada juga Penyuluhan Kesehatan Anak oleh dr. Guntur Septapati dari Rumah Sakit Al-Islam Bandung. Banyak sekali informasi positif yang diberikan dr. Guntur di acara ini, pertanyaan seputar kesehatan anak juga banyak disampaikan oleh para orangtua.



Acara Parenting diisi oleh Kak Andi Yudha Asfandiyar, dengan tema "Menjadi Orangtua Tangguh dan Kreatif". Sebagai materi pembuka, Kak Andi mengajak semua peserta untuk menyelami makna "Not only Teach,  but also Touch" karena pendidikan yang bermakna yang tidak hanya mengajar dalam makna kognitif tapi lebih ke memberikan makna proses belajar itu sendiri, dan tentunya mengajar dengan hati dan penuh perhatian. Kak Andi juga memberikan sharing tentang kultur keluarga yang biasa dilakukan di keluarga kak Andi. Banyak kegiatan positif yang biasa dilakukan kak Andi dan kak Sinta terhadap anak-anaknya, seperti selalu memberikan kesempatan anak untuk berekspresi, biasa menemani anak-anak berkegiatan, memberikan kepercayaan kepada anak dalam mengeksplor banyak hal dan kegiatan-kegiatan positif lainnya. Sebagai berbagi kultur keluarga, makalah yang diberikan juga sangat sarat informasi dan makna seputar menjadi orangtua yang tangguh dan kreatif. Orangtua perlu memastikan bahwa pembelajaran masa lalu ( Total Past Learning History ) anak-anak adalah positif :

* Peningkatan karakter/kepribadian seorang anak tergantung pada jenis pembinaan dan pembiasaan yang mereka terima. 
* Setiap contoh apakah positif atau negatif, akan tertanam kuat di benak mereka sebagai pembelajaran masa lalu. 
* Pembelajaran masa lalu akan menentukan kepribadian, pemikiran, kata-kata, dan segalanya tentang apa dan siapa kita. 
* Tujuan kita adalah memastikan hanya pembelajaran masa lalu yang positif yang tertanam pada anak kita. 
* "Semua pengalaman masa dini menegaskan kunci penting dalam membangun pondasi dan semua kemampuan otak". (Schore, 1997 ; Perry, 1994)

Jenis input yang perlu kita berikan untuk membentuk Pembelajaran Masa Lalu yang Positif : 

* Dengan memberikan pujian kepada anak kita setiap hal positif yang dilakukannya.
* Dengan memuji setiap kali anak kita tidak melakukan perkara/hal negatif.
* Dengan memaklumi mereka, melalui sikap lembut, sabar dan tenang ketika anak kita melakukan kekeliuran. 
Bagaimana pujian diberikan : 

+ Berikan perhatian
+ Berikan apresiasi
+ Berikan kata-kata pujian
+ Berikan kata-kata motivasi
+ Ucapkan kata terimakasih
+ Ucapkan kata maaf ketika khilaf
+ Sebutkan selalu perkara yang baik yang telah dilakukan anak kita berulang-ulang.
+ Terapkan rasa kasih sayang
+ Berikan hadiah (tak harus selalu serius)
+ Bawa anak-anak kita berjalan-jalan
+ Beri kepercayaan anak-anak kita untuk memuji dirinya sendiri melalu kata (hati) positif mereka (self-rewarding) 
+ Pengukuhan (Reinforcement) secara konsisten akan membentuk karakter/kepribadian individu
+ Proses pembentukan karakter (Character Shaping Process) senantiasa dimulai dari hal-hal kecil.


"Anak itu bagaikan sebutir batu permata yang belum digosok. Orangtuanyalah yang bertugas menggosok dan membuatnya menjadi berlian yang indah, Orangtuanyalah yang membentuk karakter/watak mulia atau tidaknya putera-puterinya".